Superposisi
Sebuah qubit tidak harus memilih antara 0 dan 1. Ia menempati keduanya sekaligus dengan bobot tertentu — sampai diukur.
Satu pengukuran mustahil ditebak. Tapi ulangi puluhan kali, dan perbandingannya akan mendekati peluang yang berjalan di atas.
Quantum Gates
Gerbang kuantum tidak menghitung — ia memutar. Setiap gerbang memindahkan vektor qubit ke tempat lain di permukaan bola. Susun beberapa gerbang jadi satu rantai, tekan Jalankan, lalu ikuti qubitnya berpindah langkah demi langkah. Urutan menentukan hasil — H lalu Z tidak sama dengan Z lalu H. Coba juga √X dua kali: hasilnya persis sama dengan X sekali. Perhatikan pula gerbang fase (S, T, Z) — jarum meteran tidak bergerak sedikit pun, tapi vektor di bola berpindah. Itu fase, dan justru di situlah kekuatan komputasi kuantum bersembunyi. Ini ringkasan singkat; penjelasan utuhnya ada di halaman scene.
Entanglement
Dua qubit bisa punya keadaan bersama tanpa masing-masingnya punya keadaan sendiri. Jalankan H lalu CNOT, dan perhatikan panah kedua qubit menyusut sampai hilang — bukan karena rusak, tapi karena keadaannya pindah ke pasangan.
Ukur berkali-kali: hasil 00 dan 11 muncul bergantian, tapi 01 dan 10 tidak pernah sekali pun. Itulah tanda keduanya benar-benar terjerat.
Wave Collapse
Pengukuran memaksa qubit memilih satu jawaban, dan sesudah itu ia benar-benar berada di sana. Tapi hasilnya bergantung pada arah Anda mengukur — dan di situlah letak keanehannya.
Tiap tembakan pada "Ukur 100×" disiapkan ulang dari keadaan awal — karena mengukur qubit yang sudah runtuh akan memberi jawaban sama terus.
Entanglement
Scene tiga dimensinya sudah berjalan, tapi panel penjelasannya belum ditulis. Antreannya menyusul setelah Superposisi dan Quantum Gates selesai.
Gelombang peluang tersebar di seluruh ruang
Susun gerbangnya, tekan Jalankan, lalu baca artinya di sini.
Bagaimana kalau qubitnya dua? Bola ini tidak cukup lagi — dan di situlah keterjeratan dimulai.
Pelajari lengkap di scene Quantum Gates